Dr. Hilman Pardede, M.Pd, Dekan FKIP Nommensen Medan Mengunjungi Pengabdian Masyarakat di Dusun Manik Saribu Pane

Situs Berita Online Latarnews
Foto Dekan FKIP UHN bersama Relawan Pengabdian Masyarakat di Dusun Manik Saribu Pane, Kec. Dolok Pardamean

Simalungun-Latarnews.com-Program Pendidikan Gratis dan Pengabdian Masyarakat yang dipelopori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM-FKIP) Universitas HKBP Nommensen Medan yang dilakukan di 2 titik yakni di Desa Liang Nakka, Kecamatan Haranggaol Horison dan di Dusun Manik Saribu Pane Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun.

Dr. Hilman Pardede, M.Pd selaku Dekan FKIP UHN Medan menyempatkan diri untuk mengunjungi dan memberikan semangat, penguatan, serta apresiasi terhadap program pengabdian yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa sebagai relawan.

Dr. Hilman Pardede, M.Pd saat memberikan Motivasi kepada Relawan Pengabdi.

Dr. Hilman Pardede, M.Pd mengatakan “ini merupakan program yang memang melatih kalian untuk memiliki mental baja, karena itu jangan jadi mahasiswa cengeng. Saya sangat mengapresiasi kalian para relawan ini karena sudah memberikan hati, pikiran, dan waktu dan memang ini bagian dari pendidikan yang selaras dengan program Nadiem Makarim yaitu pembelajaran yang mengutamakan pembelajaran dilapangan”.

“kami sebagai Fungsionaris berkewajiban mendukung program-program mahasiswa apalagi program seperti ini yang mampu mendorong mahasiswa mampu bersosialisasi secara langsung dengan masyarakat dan anak-anak selain itu juga program ini sangat berguna untuk meningkatkan kretifitas masiswa yang berefek pada elektabilitas Universitas HKBP Nommensen”. tutup beliau.

Sementara Frans Sipayung sebagai senior dan alumni mengatakan “harapan saya mahasiswa/i relawan harus memberikan inovasi kretifitas di daerah mereka mengabdi. Supaya daerah tersebut semakin berkembang dan maju. Diharapkan pemuda juga mengambil peran aktif terhadap kegiatan yang dilakukan rekan-rekan masiswa Nomensen baik itu medan maupun siantar”.

“kita menargetkan setelah selesai kegiatan ini, masyarakat dapat memberikan perkembangan di sektor pendidikan, pembangunan dan pertanian melalui aspirasi mahasiswa kepada pemerintah melalui presentasi supaya pemeritah daerah bisa tau apa yang lebih dibutuhkan oleh masyarakat melalui suara mahasiswa sebagai Agent Of Change”. Tutup Frans.

Es05

Tinggalkan Balasan