HOT

DPC Projo Boyolali kecam Isu Pelengseran Jokowi

Situs Berita Online Latarnews

Latarnews.com- Boyolali- Di tengah Pandemi Covid -19, aksi Penolakan RUU HIP yang lagi hangat di perbincangkan di Masyarakat, meskipun RUU HIP merupakan RUU yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (prolegnas) tahun 2020,mendapat sorotan dari segala elemen masyarakat .
Penolakan itupun di warnai dengan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI. Aksi ini mendapat perhatian dari seluruh elemen masyakat. Lantaran aksi dengan membawa bendera PKI dan membakarnya. Dalam hal ini DPC Projo Kabupaten Boyolali mengajak masyarakat tetap tenang tidak terprovokasi oleh oknum-oknum yang memanfaatkan keadaan, dan selalu menjunjung persatuan. “Dalam aksi tersebut kita melihat adanya pembakaran Bendera PKI, kami mengecam oknum oknum yang mengibarkan atau menyimpan bahkan mencetak sendiri bendera PKI yang secara UU itu salah dan bisa terkena hukuman”. Pungkas Nurbiyantoro . “Polisi Juga bisa menelusuri siapa yang mencetak, menyimpan dan membawa bahkan mengibarkan bendera PKI pada saat aksi itu karena itu bisa terkena pidana, soalnya saya lihat bendera Itu kelihatan baru. ” Tambah Nurbiyantoro

DPC Projo Kabupaten Boyolali mengecam segala Isu dari aksi yang merujuk Tentang Pelengseran Jokowi, bias dari aksi RUU HIP
” DPC Projo Boyolali mengecam isu Isu tentang pelengseran Presiden Jokowi, dengan alasan apapun, karena semuanya punya aturan dalam UU, karena Bagaimana pun juga Presiden jokowi di pilih oleh rakyat Indonesia dalam Pemilu, dan Pelengseran Presiden Pun di atur dalam UU. Saya melihat RUU HIP ini adalah Produk dari DPRI RI, yang dimana di DPR RI itu bukan hanya Satu partai saja melainkan dari beberapa partai. Tutup Nurbiyantoro

Tinggalkan Balasan